≡ Menu

Cara Menyapih Anak

Cara Menyapih Anak

Cara Menyapih Anak

Anak merupakan anugrah Tuhan yang diberikan bagi pasangan suami istri, tak semua pasangan dianugrahi anak. Ketika seorang anak lahir ke dunia dan menangis, orang disekitarnya menyambut dengan gembira terutama ayah dan ibunya. Seorang ibu akan merasa bangga ketika dia bisa mengandung dan melahirkan seorang anak. Dia tidak akan merasa letih dan lelah ketika dia mengandung selama sembilan bulan. setelah anaknya terlahir, kewajiban seorang ibu adalah menyusui nya selama dua tahun.

Waktu dua tahun merupakan waktu yang singkat, maka jadikan lah moment tersebut menjadi moment yang paling berharga. Masa menyusui ini merupakan masa di mana seorang ibu menjalin kedekatan dengan anaknya. Anak bisa merasakan apa yang dirasakan ibunya. Ketika sang ibu sedang sedih maka anaknya pun akan merasa sedih.

Manfaatkanlah waktu yang singkat ini, untuk membelai sang anak ketika menyusui, memandang matanya sambil mengajaknya ngobrol. Selain itu sang ibu bisa memanfaatkan masa-masa ini untuk memberi nutrisi yang sehat dan bagus. Apa yang dimakan sang ibu saat itu akan didapat juga oleh sang anak ketika menyusu di ibunya.

Ketika waktunya telah mencapai dua tahun, sebaiknya sang anak disapih. Karena asi sudahsedikit untuk diberikan ketika anak berusia dua tahun. Begitupun gizi dan nutrisinya sudah berkurang. ketika ingin menyapih anak alangkah baiknya seorang ibu belajar dari orang yang berpengalaman atau bisa juga membaca informasi tentang hal tersebut.

Alangkah baiknya ketika menyapih anak jangan langsung dilakukan sekaligus, tapi lakukanlah secara bertahap. Sehingga sang anak tidak akan terkejut.

Berikut saya sajikan cara menyapih anak.

Pertama, seminggu sebelum anak disapih, usahakan sang anak tidur dalam kondisi tidak lapar, sehingga tidurnya pulas. Ketika sang anak terbangun di malam hari, biasakanlah sang anak untuk meminum susu formula di malam hari. Ketika anak ingin menyusu berikanlah susu formula yang diseduh di dot. Ada sebagian anak yang tidak suka meminum susu di dot, boleh diberikan susu yang diseduh di gelas bisa dengan langsung diminum atau pake sendok. Ini dilakukan untuk membiasakan anak tidak menyusu ke sang ibu sebelum waktu menyapih tiba.

Kedua, untuk menyapih anak, sang ibu bisa memberikan rasa pahit diputing sang ibu, sehingga ketika anak menyusu dia akan merasa pahit dan tidak mau menyusu lagi. Bahkan sebagian ibu yang hanya cukup menaruh warna diputingnya seperti warna lipstik, sang anak sudah merasa jijik sehingga tidak mau menyusu lagi. Anak disapih biasanya suka rewel karena biasanya mereka suka menyusu sambil dipeluk, sekarang anak tidak mau menyusu. Peran ibu dan ayah sangat penting diwaktu penyapihan ini. Anak pasti akan rewel apalagi di malam hari. Ibu bisa menggantinya dengan memeluk sang anak, sehingga anak merasa nyaman dan hangat. Begitupun sang ayah bisa membantu untuk membuatkan susu sehingga sang anak merasa diperhatikan dan tidak akan merasa kehilang kasih sayang.

Ketiga, anak pastinya akan rewel dan meminta untuk menyusu kembali, sang ibu harus konsisten untuk tidak menyusui anaknya, karena kalo sang anak dikasih kesempatan untuk menyusu maka akan akan kembali untuk menyusu lagi dan akan susah untuk menyapihnya. Ibu jangan terpengaruh dengan kemarahan dan nangis anak. Alihkan anak dengan kegiatan lain yang menarik sehingga anak dengan perlahan akan melupakan keinginannya untuk menyusu. Sediakan makanan yang disukainya dan jangan biarkan anak kelaparan. Biasanya anak yang sudah kenyang tidak akan rewel dan akan menikmati waktu bermainya bersama teman dan mainannya.






{ 0 comments… add one }

Leave a Comment