≡ Menu

Cara Bermain Kelereng

Berbahagialah anda, kalau masa kecil anda pernah memainkan permainan ini. Karena itu artinya anda masih bisa menikmati tawa dan canda bersama teman teman sebaya. Berikut dengan ejekan dan kecurangan-kecurangan yang akan membuat anda tersenyum kalau anda mengingatnya sekarang.

Coba bayangkan, apa yang akan diingat oleh anak-anak yang sekarang lebih sibuk dengan gadget dan permainan modern yang ada di handphone. Apa kenangan teriakan sendirian dan pamer ke teman yang lain saat bisa memainkan flappy bird diatas level 20 itu yang akan mereka kenang dan tertawakan nantinya?

Cara Bermain Kelereng

Cara Bermain Kelereng

Kelereng atau sering juga disebut gundu, ada sebagian juga yang menyebutnya guli. Adalah benda bulat berdiameter kurang lebih 1cm terbuat dari kaca, dengan berbagai macam corak didalamnya, ada yang warna-warni, ada yang putih, ada yang doff dan ada yang mengkilap. Tak hanya ukuran kecil, kelerang juga ada ukuran besar dengan diameter sekitar 3cm..

Cara memainkannya, pertama–tama buatlah lingkaran di tanah. Lalupara pemain akan meletakkan kelereng didalam lingkaran, jumlah kelereng yang diletakkan disana harus sama setiap pemain. Setelah setiap pemain meletakkan kelereng didalam lingkaran.

Lalu mereka akan membuat garis lurus agak jauh dari lingkaran, dari sini secara bergantian mereka melemparkan kelerang lain, yang difungsikan sebagai ‘penyerang’ kalau dalam billiard biasa disebut cue ball (bola objek untuk membidik bola target).Kelereng siapa yang paling jauh jaraknya dari lingkaran, boleh mengambil giliran main duluan.

Menggunakan kelereng yang dilempar tadi, mereka diharuskan membidik kelereng yang ada didalam lingkaran. Setiap kelereng yang berhasil dibidik keluar dari lingkaran, maka kelereng itu menjadi milik si pemain. Kalau kelereng pemain tidak berhasil membidik kelereng lain keluar, atau bahkan kelereng si pemain terjebak di lingkaran. Maka itu berarti giliran pemain lain yang ambil bagian.

Dimainkan terus sampai kelereng didalam lingkaran habis. Kalau semua pemain sudah memainkan kelereng penyerangnya. Dan kelereng didalam lingkarang belum habis. Maka diulang lagi dengan melemparkan kelereng penyerang lain dari garis lurus.

Ada trik tersendiri untuk membidik kelereng menggunakan kelereng lain sebagai penyerang, itu membutuhkan sedikit skill penggunaan ibu jari dan telunjuk. Serta kekuatan sentilan jari kita.

Berikut ini trik bermain kelereng

1. Tekhnik pertama sentilan menggunakan ibu jari, letakkan buku-buku jari di tanah, dengan posisi telunjuk meringkuk keatas. Lalu kemudian letakkan kelereng diantara telunjuk dan jari tengah. Sentil menggunakan jempol agar meluncur menuju target.

2. Tekhnik kedua, posisi kelereng ada di tanah, buka tangan kiri dengan posisi telunjuk dan jempol membentuk huruf V, jempol menempel di buku jari kanan ( boleh ditukar kanan atau kiri seandainya kidal ) gunakan jari-jari tangan kanan untuk menyentil kelereng dengan bantuan telunjuk tangan kiri untuk mengarahkan laju kelereng. Pastikan jari tangan mana yang paling kuat, karena tekhnik ini agak membuat kuku jari terasa ngilu kalau belum terbiasa. Tekhnik ini digunakan untuk menyentil kelereng yang jaraknya jauh dari kelereng penyerang.

3. Tekhnik ketiga, tekhnik ini mirip dengan tekhnik kedua. Hanya saja menggunakan satu tangan saja untuk menyentil. Tidak perlu jari tangan lain untuk mengarahkan. Biasanya tekhnik ini untuk menyentil kelereng dari jarak dekat.

Anda pernah memainkannya? Seperti apa cara anda memainkannya? Sepandai apa anda memainkannya? Setiap orang punya ciri khas tersendiri untuk memainkan permainan ini.






{ 0 comments… add one }

Leave a Comment