≡ Menu

Cara Mengukur Ph Tanah

Anda ingin mengukur pH tanah? Namun, anda bingung bagaimana cara mengukur pH tanah?

Kesuburan tanah merupakan faktor yang sangat penting bagi kelangsungan hidup tanaman yang tumbuh di dalam tanah tersebut. Kesuburan tanah pada masing-masing tempat berbeda. Oleh karena itu, perlu diadakan pengukuran pH terhadap kesuburan tanah tersebut.

Ada cara yang mudah dan sederhana untuk mengukur pH tanah, yaitu menggunakan cara tradisional dengan kunyit atau dengan cara yang modern, yaitu menggunakan kertas lakmus atau pH meter.

Cara Mengukur pH Tanah yaitu :

a. Pengukuran pH Secara Tradisional

Untuk melakukan pengukuran pH secara tradisional, anda hanya perlu menggunakan kunyit sebagai alat pengukurnya.

Langkah-langkah pengukuran dengan kunyit :

1. Langkah pertama adalah ambil satu buah kunyit dan potong menjadi dua bagian.
2. Setelah itu, salah satu potongan tersebut anda masukkan ke dalam tanah basah yang akan anda ukur pH nya.
3. Kemudian, diamkan selama 30 menit, lalu cabut potongan kunyit tersebut.
4. Jika warna potongan kunyit tersebut menjadi pudar, maka tanah tersebut memiliki sifat Asam.
5. Jika warna potongan kunyit tersebut tetap cerah, maka tanah tersebut memiliki sifat Netral
6. Jika warna potongan kunyit tersebut menjadi biru, maka tanah tersebut memiliki sifat Basa

Namun, mengukur pH secara tradisional tidak seakurat mengukur pH tanah dengan kertas lakmus atu pH meter.

b. Pengukuran pH dengan Kertas Lakmus

Pengukuran pH tanah menggunakan kertas lakmus memiliki keakuratan yang lebih tinggi dari pada cara tradisonal di atas. Pengukuran dengan kertas lakmus juga lebih hemat dibanding dengan menggunakan pH meter yang harganya

Sebelum melakukan pengukuran, terlebih dahulu anda harus mengambil sampel tanah yang akan diukur dengan cara seperti di bawah ini.

Cara Mengambil Sampel Tanah :

1. Ambillah tanah kering yang berada di bagian ujung dan tegah lahan tanah yang ingin anda uji pH nya.
2. Setelah itu, campurkan tanah yang anda dapat tersebut menjadi satu
3. Kemudian, jemur selama beberapa jam hingga kering.

Hal tersebut dilakukan agar sampel yang digunakan untuk pengukuran merupakan dapat mewakili lahan tanah yang ingin kita ukur pH nya.

Setelah sampel tanah anda dapatkan, siapkan juga alat dan bahan untuk melakukan pengukuran pH di bawah ini.

Alat dan Bahan

1. Kertas Lakmus
2. Air
3. Gelas atau wadah
4. Sendok

Setelah semua alat dan bahan di atas telah siap, barulah anda dapat mengkur pH tanah anda.

Langkah-langkah Mengukur pH yaitu :

1. Langkah pertama adalah ambil sampel tanah dan air dengan perbanding 1:1.

2. Setelah itu masukkan air dan sampel tanah tersebut ke dalam gelas atau wadah dan aduk-aduk menggunakan sendok hingga tercampur rata.

3. Setelah itu, diamkan beberapa menit agar tanah mengendap di dasar wadah atau campuran air dan tanah tersebut terpisah.

4. Setelah tanah mngendap dan air sudah agak jernih, masukkan ujung kertas lakmus ke dalam air, namun jangan sampai menyentuh tanahnya. Lakukan proses tersebut kurang lebih selama 1 menit.

5. Kemudian, tunggulah beberapa saat hingga kertas lakmus tersebut berubah warna.

6. Setelah warna pada kertas lakmus stabil, sesuaikan warna pada kertas lakmus pada bagan warna penunjuknya.

7. Maka, anda akan mengetahui pH tanah anda berapa.
Jadi, pH tanah adalah tingkat keasaman atau kebasaan dari tanah tersebut. Nilai skala pH antara 0 -14. Sifat asam pada tanah mempunyai nilai pH 0 -7 dan sifat basa pada tanah mempunyai nilai pH 7 – 14.

Tanah yang memiliki nilai pH yang semakin tinggi, maka unsur hara akan semakin sulit diserap oleh tanaman. Begitu juga sebaliknya jika tanah memiliki nilai pH semakin rendah, maka akar tanaman akan sulit untuk menyerap makanan yang ada di tanah. Oleh karena itu, tanah yang baik untuk tanaman adalah tanah yang memiliki nilai pH sedang atau cenderung netral.






{ 0 comments… add one }

Leave a Comment