≡ Menu

Cara Mengurus Jasa Raharja

Anda mengalami kecelakaan lalu lintas? Tapi anda bingung bagaimana cara mngurusnya di Jasa Raharja? Jasa Raharja adalah perusahaan asuransi negara. Jadi apabila terjadi kecelakaan lalu lintas yang menimpa anda atau keluarga anda, anda dapat mengurus asuransi perawatan dan asuransi pembiayaan pada PT. Jasa Raharja ini.

Namun, terkadang masyarakat Indonesia masih bingung bahkan sebagian besar belum tahu cara mengurus asuransi di PT. Jasa Raharja. Untuk mengurus klaim asuransi di Jasa Raharja, anda terlebih dahulu harus mengurus dan membawa dokumen dasar dan dokumen pendukung persyaratan di bawah ini.

a. Dokumen Dasar untuk Mengurus Jasa Raharja

1. Formulir keterangan singkat kecelakaan.
2. Formulir pengajuan santunan.
3. Formulir kesehatan korban kecelakaan.
4. Keterangan ahli waris (jika korban kecelakaan meninggal dunia).

b. Dokumen Pendukung untuk Mengurus Jasa Raharja

• Untuk korban luka-luka dan dirawat, harus menyertakan dokumen-dokumen di bawah ini :

1. Laporan keterangan dari kepolisian yang disertai sketsa TKP atau laporan kecelakaan dari pihak lain.
2. Kuitansi biaya perobatan dan obat-obatan yang sah dan asli dari Rumah Sakit tempat korban dirawat.
3. Fotokopi KTP korban yang masih berlaku
4. Fotokopi KTP ahli waris yang masih berlaku
5. Surat kuasa dari korban.
6. Fotokopi surat rujukan dari Rumah Sakit (apabila korban dipindahkan perawatannya ke Rumah Sakit lain).

• Untuk korban cacat tetap, harus menyertakan dokumen-dokumen di bawah ini :

1. Laporan keterangan dari kepolisian yang disertai sketsa TKP atau laporan kecelakaan dari pihak lain.
2. Surat keterangan cacat tetap dari dokter yang merawat.
3. Fotokopi KTP korban yang masih berlaku.
4. Foto korban yang menunjukkan kondisi cacat korban.

• Untuk korban luka-luka kemudian meninggal dunia, harus menyertakan dokumen-dokumen di bawah ini :

1. Laporan keterangan dari kepolisian yang disertai sketsa TKP atau laporan kecelakaan dari pihak lain.
2. Surat kematian dari rumah sakit
3. Fotokopi KTP korban yang masih berlaku
4. Fotokopi KTP ahli waris yang masih berlaku
5. Fotokopi kartu keluarga
6. Fotokopi surat nikah (apabila korban sudah menikah)
7. Fotokopi akte kelahiran (bagi korban yang belum menikah).
8. Kuitansi biaya perobatan dan obat-obatan yang sah dan asli dari Rumah Sakit tempat korban dirawat.
9. Fotokopi surat rujukan dari Rumah Sakit (apabila korban dipindahkan perawatannya ke Rumah Sakit lain).

• Untuk korban meninggal dunia, harus menyertakan dokumen-dokumen di bawah ini :

1. Laporan keterangan dari kepolisian yang disertai sketsa TKP atau laporan kecelakaan dari pihak lain.
2. Surat kematian dari Rumah Sakit atau dari Pamong Praja setempat (apabila korban belum sempat dibawa ke Rumah Sakit).
3. Fotokopi KTP korban yang masih berlaku
4. Fotokopi KTP ahli waris yang masih berlaku
5. Fotokopi kartu keluarga
6. Fotokopi surat nikah (apabila korban sudah menikah)
7. Fotokopi akte kelahiran (bagi korban yang belum menikah).

Dokumen-dokumen tersebut anda sesuaikan bergantung dengan kondisi kecelakaan yang anda alami. Setelah semua dokumen di atas telah siap. Perhatikan langkah-langkah di bawah ini agar lebih jelas untuk mengurus asuransi di Jasa Raharja.

Langkah Mengurus Asuransi Jasa Raharja

1. Langkah pertama adalah anda pergi ke kantor polisi bagian laka lantas untuk meminta surat permohonan ke Jasa Raharja

2. Setelah itu, barulah anda pergi menuju kantor Jasa Raharja terdekat.

3. Kemudian, pihak Jasa Raharja akan memberikan anda blangko untuk diberikan kepada Rumah Sakit tempat korban di rawat

4. Setelah surat dari Jasa Raharja anda berikan kepada pihak Rumah Sakit. Tunggulah sampai pihak Rumah Sakit menghubungi anda dan memberikan surat keterangan dan kuitansi biaya perawatan yang harus anda berikan kepada pihak Jasa Raharja.

5. Kemudian, anda ke kantor Jasa Raharja lagi untuk menyerahkan dokumen-dokumen tersebut. Pihak Jasa Raharja akan meminta tenggang waktu untuk mengurus dokumen-dokumen tersebut dan anda akan dihubungi kembali untuk pengambilan pencairan dana.

6. Untuk pencairan dana, anda akan diminta untuk memfotokopi semua dokumen-dokumen tersebut dan jika sudah selesai, anda akan diberikan tanda terima dari pihak Jasa Raharja.

Setelah anda memperhatikan semua proses di atas, anda tidak perlu bingung lagi untuk mengurus klaim asuransi di Jasa Raharja. Namun, asuransi atau hak santunan dapat kadaluarsa apabila anda mengajukan klaim asuransi lebih dari 6 bulan setelah kecelakaan terjadi.






{ 0 comments… add one }

Leave a Comment